Jun Satou

Hujan

Bila gelegarmu menggema aku hanya ingin mendengarkannya
Begitu kuat dan keras memukulku
Bila kilatmu muncul aku hanya ingin memandangnya
Silau namun indah memuncak dadaku
Bila airmu turun aku hanya ingin menikmatinya
Ikut larut dalam derasnya lalu tersenyum

Kurindukan dan kuharapkan hadirmu
Berharap bisa selalu disisiku selamanya
Tapi terkadang tersirat rasa takut
Jika kehadiranmu mampu menenggelamkanku

Oha… sepagi dingin ini hanya membuatku ingin tidur dan bermimpi tentangmu (Takuya, ehehe). Hujan masih rajin mengunjungi wilayah Indonesia, walau sebenarnya sudah masuk musim kemarau. Ah, sebodo amat gini aja terus gapapa… (Baka! Kasihan petani, nelayan, sampe penjual dawet lah)

Oh ya, aku sedang re-watch Working!!. Ga banget sih sebenernya tapi entah kenapa pengen nonton lagi. Ternyata kangen sama Satou-san. Kakkoi kan, ya walau peringkatnya nomor dua setelah mas Oreki (teteplah si mata ijo ini jadi nomer satu <3). Tapi pesona Satou ni emang ga ada matinya. Walau harus terima kalo dia perokok berat, bal bul bal bul terus di mana2. Duh mas, untung kamu cuma chara, coba beneran.. Ga ngebayangin deh mukamu jadi muka tua sebelum 50 tahun (Liat tuh Takuya ama Nakai).

Continue reading

Advertisements

Kerak Kerak Kaca

Hmm, sepagi ini Jogja udah panas aja… Hiks welcome summer but I hate you. Hari ini (kayaknya soalnya ga punya kalender di kamar) libur. Eh iya ga sih, soalnya tadi banyak anak2 kecil pada maen2 di luar pada tereak2. Ah, sebodo amat buat NEET kayak gini… Oh ya, semalem dapet bonusan kuota dari Tiga jadi saya manfaatin aja. FYI, saya sekarang menjadi pelanggan Tiga sejak kartu Sayatiga keblokir (Payah pokoknya, udah pake hampir 8 tahun keblokir gara2 2 bulan ga isi pulsa). Hemmmm….

Kerak kerak kaca….
Tunjukkan padaku, siapa diriku ini… 

Kayak lagunya tante Nia ya….
(itu gelas oon).

Continue reading

Balada Ikan Koki

Setelah dua bulan berada di kamar sendirian, dua dari empat ikan saya telah tiada… Haha sadis ya, kayaknya mereka jadi kanibal gara2 ga ada yang ngasih makan. Hontou ni Gomenasaaai… Saya pergi terlalu lama… >,<

Sama yang punya kos, dua ikan yang masih selamat (Si Randa dan Blacky) dipindah ke akuarium luar yang gedenya semeter… Bhahaha jadi kebayang akuarium segede gitu cuma diisi maskoki umur setahun yang mengalami mutasi (red: bantet) gara2 yang punya ga pernah ngerawat mereka… Saya sekaligus merasa ga enak sama bapak-ibu kos yang baik hati, hehe…

WP_20150114_13_52_51_Pro

Duile yang rumahnya segede gitu… Ikannya cuma dua, haha…

Jadi deh akuarium 50cm menganggur dengan sempurna. Berhubung kacanya 5mm jadi agak berat. Bukan agak lagi, sebagai seorang yang ga boleh angkat benda berat, rasanya berat banget mau ngebersihin, padahal keraknya udah lumayan banyak dan bakal susah ngebersihinnya. (Ketahuan selama ini ga pernah dibersihin, jadi numpuk)

Aksesoris pelengkapnya juga ikut nganggur. Komplit lho dari aerator sampe heater. Ada satu benda yang belum dan (pengeeen banget) kebeli, yakni auto feeder fish. Soalnya mihil banget paling murah harganya 110rban. Maybe next time kalo uangnya udah ngumpul… Ada tutorial bikin DIY pake mesin jam. Tapi saya adalah orang yang sangat buruk dalam hal membuat sesuatu sendiri, jadi saya urungkan niat saya daripada dunia hancur gara-gara saya salah bereksperimen bikin alat.

Continue reading

Ninomiya Maemi

Bukan, aku tidak akan membahas tentang Tsuki no Koibito a.k.a Moon Lovers. Sudah banyak yang memiliki pengalaman menonton dorama ini (yang rata-rata kecewa dengan pemain, akting, dan alur ceritanya…). Tetapi ada satu hal yang membuatku sangat terkesan. The second main role. Aku yakin banyak juga yang jatuh cinta dengan tokoh ini. Yap, Ninomiya Maemi yang diperankan oleh  Shinohara Ryoko.

Continue reading

Broken Vow

Kata orang janji itu hutang…

Dimulai dengan kata “akan”…

Lalu diikuti dengan kata “besok”

Kemudian mengalirlah kata-kata itu…

Masalahnya, tak semua orang ingat dengan apa yang telah mereka ucapkan…

Atau bahkan tidak sadar…

Kalau sudah begini, tak ada gunanya diingatkan…

Karena sama saja bunuh diri dengan cacian

Biarkan saja, toh si pendengar juga bodoh…

Hanya anak kecil yang selalu memegang kata-kata orang lain…

Summer

Hello Miss Dizzy…

Ketika semua terkena flu di musim penghujan,

Mengapa engkau sebaliknya?

Ketika semua mengeluh pusing di dinginnya malam,

Mengapa engkau sebaliknya?

Kau lahir dan besar di bawah sinar khatulistiwa yang terik,

Mengapa tak pernah terbiasa?

Bahkan hingga sebesar ini,

Kau tetap berkeringat dingin, mual mutah…

Mungkin kamu termasuk keluarga pinguin…

Coffee

Manis,

Aku terbiasa menutupi pahitnya dengan keseimbangan jumlah gula…

Telah lama aku menikmatimu, tentu saja bersama keseimbangan jumlah gula…

Tetapi berubah dua tahun ini…

Ternyata aku mulai menyukai rasa aslimu…

Pahit,

Dominasi kopi yang mengalahkan keseimbangan jumlah gula…

Aku tak tahu itu sesuatu hal yang bagus atau tidak…

Tetapi, satu hal yang sama…

Apapun rasamu,

Kau tetap membuatku sering ke toilet setelah meminummu…